Tuesday, November 18, 2008

Kenangan menjadi Father Christmas


Saat menjelang Natal saya selalu teringat pengalaman saat menjadi Father Christmas di Adelaide Women's and Children's Hospital 25 Desember 2004. Seperti telah menjadi tradisi di rumah sakit itu setiap Natal selalu dipilih satu orang dokter, paramedis, atau karyawan lainnya untuk menjadi Father Christmas. SaatNatal 2004 itu, komite perayaan Natal di RS tersebut menunjuk seorang dokter dari Asia untuk pertama kalinya menjadi Father Christmas, dan pilihan itu jatuh kepada saya. Walau saya bukan seorang Nasrani.


Pengalaman yang sungguh mengagumkan dan sangat bernilai untuk pengalaman hidup saya.


Bagaimana ekspresi para pasien yang menyambut kehadiran saya di setiap ruangan. Mereka sungguh gembira dan bahagia.


Pengalaman yang sangat inspiratif.


Seorang teman yang masih bekerja diRS tsb mengirim email dan menanyakan apakah saya masih bersedia kembali menjadi Father Christmas di sana.




Saya mencintai universalisme dan humanity.